Tampilkan postingan dengan label mii's said. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mii's said. Tampilkan semua postingan

9.26.2010

Lain Typo Lain Alay

Diposting oleh mii di 20.02 0 komentar
Murenut sautu pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasyna bsia dtiluis bernataakn, teatp ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak m…ebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa.Laur bisaa kan?Sdaar aatu ngagk klaian brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag batrantakan.

Gimana? Kebaca nggak?

Hehe... Aku yakin siapapun bisa baca tulisan ini meski ini typo semua. Kenapa? (udah dijelasin di atas juga sih) Karena otak kita sudah merekam kata-kata yang ditangkapnya. Jadi walaupun kita baca tulisan dengan penulisan serba salah kayak gitu, kita tetep mengerti maknanya. Seperti juga tulisan dalam SMS, kebanyakan kita tulis dengan menyingkat huruf, tapi kita tetep ngerti maksudnya.

Lain halnya dengan tulisan 'alay', yang komposisi katanya mencampur huruf kapital dengan huruf kecil, bahkan ada yang menggantinya dengan angka. Yang lebih parah jumlah hurufnya ditambah atau diganti, kayak s jadi x, g jadi j, t jadi d. Yang kayak gini sih merusak kosakata, nggak pantas buat diikuti. Coba kalo dibaca pasti sulit, atau seenggaknya bikin alis berkerut. Yang aneh-aneh aja... ckck. Mungkin pelopornya dulu berpegang pada prinsip kreatif; bikin sesuatu yang unik dan beda.

Tapi ya nggak gitu juga kali. Kalo jadinya merusak sih bukan kreatif namanya. Kita bangsa Indonesia harus cinta bahasa Indonesia, bukannya malah merusak karna kebawa trend dan pengen dibilang gaul. Kalo bukan kita, siapa yang cinta Bahasa? So be the true Indonesian, guys! *ups* Ayo jadi Indonesia sejati! ^-^

Credit for Dicky Fadlian yang udah izinin copas artikel typonya

8.07.2010

NO SMOKING PLEASE!!

Diposting oleh mii di 06.34 2 komentar
Tulisan peringatan Dilarang Merokok yang segitu gedenya nggak digubris. Disindir secara nggak langsung, pura-pura nggak tau. Parahnya lagi kalo ditegur malah cuek aja. Itulah tabiat beberapa perokok aktif yang sering ditemui di beberapa tempat umum. Padahal udah jelas larangan merokok di tempat umum, bahkan sampe dibuat sanksi yang cukup berat kan! Tapi tetap aja mereka bebal. Huh! Nyebelin!

Entah mereka itu tau atau nggak bahaya rokok. Tapi nggak mungkin mereka nggak tau. Disuruh berhenti pun ada aja alasannya, entah itu susah karena udah ketergantungan lah, mulutnya asem lah, iseng lah, beribu macem pokoknya! Oke, mereka yang punya mulut, mereka yang punya paru-paru, terserah mereka mau ngapain aja. Toh buruknya mereka sendiri yang nanggung. (Mungkin gitu pikir mereka). Hei, nggak gitu juga, Bung! Tau nggak, asap yang keluar dari rokok itu mengancam kesehatan orang-orang yang ada di sekeliling Anda saat Anda merokok! Orang-orang itu (atau yang disebut perokok pasif) bahkan lebih terancam kesehatannya dibanding Anda yang menghisapnya.

Berdasarkan sebuah penelitian, 123.000 orang dari 10 negara Eropa diketahui menjadi perokok pasif. Dalam kurun waktu 7 tahun, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20 terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Paolo Vineis, yang merupakan profesor dari Imperial College London (Inggris). Dr. Paolo juga mengatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orangtua perokok. Resiko anak-anak terkena kanker paru-paru mengalami kenaikan sampai 3.6 kali. Secara keseluruhan penelitian juga menunjukan resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan paru-paru akan mencapai 30% bagi anak-anak perokok pasif.

Nah, serem banget kan! Apa iya Anda para perokok tega membahayakan orang lain hanya untuk kesenangan sendiri? Apapun alasannya, tolong deh berhenti merokok. Merokok itu sama aja merampas hak orang lain untuk menghirup udara bersih. Masih banyak hal yang bisa dilakukan buat mengalihkan diri dari merokok kan? Kalo emang niat berhenti sih pasti bisa. Hidup jangan egois. Bukan cuma Anda yang tinggal di dunia ini. So, belajarlah hargai hak orang lain. Cukup dimulai dari hal kecil: hentikan merokok! Hidup sehat untuk diri sendiri, juga orang lain :)

source: KapanLagi.com

6.24.2010

Japan: Optimistic Winner

Diposting oleh mii di 20.40 0 komentar
Di match day terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2010 dini hari tadi mempertemukan Jepang dengan Denmark. Dua tim yang sama-sama berambisi masuk ke babak 16 besar yang tinggal menyisakan satu tiket untuk grup E. Dua-duanya bukan sama-sama tim yang diunggulkan.

Tapi pertangdingan itu benar-benar menyuguhkan tontonan yang memuaskan dan cukup mengejutkan. Jepang, yang sejak awal (bahkan sebelum Piala Dunia dimulai) tidak diunggulkan, mampu menaklukan Denmark dengan skor 3-1.Prestasi yang bisa dibilang luar biasa, buat saya. Bukan hanya diukur dari pertandingan dini hari itu, tapi secara keseluruhan penampilan mereka dari awal kompetisi. Saat melawan Kamerun, Jepang berhasil menang, meskipun hanya dengan skor 1-0. Tapi itu menjadi sebuah awal yang baik buat mereka. Karena beberapa pengamat bahkan tidak pernah menyangka kemenangan itu. Berbekal tekad yang kuat dari sang pelatih dan Honda atas perjuangan mereka, kita sendiri bisa melihat bahwa optimisme itu terjawab.

Pada pertandingan kedua, mereka harus berhadapan dengan Belanda, tim raksasa Eropa yang masuk dalam daftar tim unggulan. Jepang memang tidak mendapatkan kemenangan. Tapi menyimak permainan mereka, kekalahan malam itu bukan suatu kegagalan. Permainan mereka juga tidak jelek. Berhasil menahan Belanda dan hanya memberikan mereka sebuah gol adalah sebuah prestasi yang patut diacungi jempol.

Dan klimaksnya, dalam pertandingan dini hari tadi yang sangat menentukan, Jepang berhasil membuktikan bahwa tim mereka patut diperhitungkan. Menang dengan tiga gol, dan hanya kemasukan satu gol, itupun karena pelanggaran yang dilakukan sang kapten, Makoto Hasebe, kemudian Denmark mendapat hadiah tendangan bebas.

Awalnya saya mendukung Jepang hanya karena saya suka negara itu, dan saya pikir setidaknya dukung salah satu tim yang mewakili Asia, karena itu saya juga mendukung Republik Korea. Tapi ternyata Park Ji Sung belum bisa membawa timnya pada sebuah prestasi luar biasa di ajang ini. Sementara Jepang makin memperlihatkan kekuatannya. Dimulai dari anggapan dan penilaian miring berbagai pihak kepada tim Jepang, The Blue Samurai kini menunjukkan ketangguhannya. Saya makin optimis. Yah, walau tidak berharap banyak, semuluk berharap mereka mendapatkan trofi Piala Dunia. Tapi dengan keoptimisan ini, mereka pasti tetap akan menunjukkan kekuatan terbaiknya.


Beberapa gambar dari pertandingan Denmark v Jepang:

Keisuke Honda dihadang pemain Denmark, Lars Jacobsen


Honda (paling kiri) melakukan tendangan bebas, yang kemudian membuahkan gol di menit ke-17


Selebrasi
Honda mengekspresikan golnya dengan berteriak


Tendangan bebas dari Yasuhito Endo yang membuahkan gol kedua untuk Jepang


Ekspresi Endo setelah membobol gawang Denmark dengan sepakan indahnya

picture from: www.zimbio.com
Tampilkan postingan dengan label mii's said. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mii's said. Tampilkan semua postingan

9.26.2010

Lain Typo Lain Alay

Diposting oleh mii di 20.02 0 komentar
Murenut sautu pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasyna bsia dtiluis bernataakn, teatp ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak m…ebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa.Laur bisaa kan?Sdaar aatu ngagk klaian brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag batrantakan.

Gimana? Kebaca nggak?

Hehe... Aku yakin siapapun bisa baca tulisan ini meski ini typo semua. Kenapa? (udah dijelasin di atas juga sih) Karena otak kita sudah merekam kata-kata yang ditangkapnya. Jadi walaupun kita baca tulisan dengan penulisan serba salah kayak gitu, kita tetep mengerti maknanya. Seperti juga tulisan dalam SMS, kebanyakan kita tulis dengan menyingkat huruf, tapi kita tetep ngerti maksudnya.

Lain halnya dengan tulisan 'alay', yang komposisi katanya mencampur huruf kapital dengan huruf kecil, bahkan ada yang menggantinya dengan angka. Yang lebih parah jumlah hurufnya ditambah atau diganti, kayak s jadi x, g jadi j, t jadi d. Yang kayak gini sih merusak kosakata, nggak pantas buat diikuti. Coba kalo dibaca pasti sulit, atau seenggaknya bikin alis berkerut. Yang aneh-aneh aja... ckck. Mungkin pelopornya dulu berpegang pada prinsip kreatif; bikin sesuatu yang unik dan beda.

Tapi ya nggak gitu juga kali. Kalo jadinya merusak sih bukan kreatif namanya. Kita bangsa Indonesia harus cinta bahasa Indonesia, bukannya malah merusak karna kebawa trend dan pengen dibilang gaul. Kalo bukan kita, siapa yang cinta Bahasa? So be the true Indonesian, guys! *ups* Ayo jadi Indonesia sejati! ^-^

Credit for Dicky Fadlian yang udah izinin copas artikel typonya

8.07.2010

NO SMOKING PLEASE!!

Diposting oleh mii di 06.34 2 komentar
Tulisan peringatan Dilarang Merokok yang segitu gedenya nggak digubris. Disindir secara nggak langsung, pura-pura nggak tau. Parahnya lagi kalo ditegur malah cuek aja. Itulah tabiat beberapa perokok aktif yang sering ditemui di beberapa tempat umum. Padahal udah jelas larangan merokok di tempat umum, bahkan sampe dibuat sanksi yang cukup berat kan! Tapi tetap aja mereka bebal. Huh! Nyebelin!

Entah mereka itu tau atau nggak bahaya rokok. Tapi nggak mungkin mereka nggak tau. Disuruh berhenti pun ada aja alasannya, entah itu susah karena udah ketergantungan lah, mulutnya asem lah, iseng lah, beribu macem pokoknya! Oke, mereka yang punya mulut, mereka yang punya paru-paru, terserah mereka mau ngapain aja. Toh buruknya mereka sendiri yang nanggung. (Mungkin gitu pikir mereka). Hei, nggak gitu juga, Bung! Tau nggak, asap yang keluar dari rokok itu mengancam kesehatan orang-orang yang ada di sekeliling Anda saat Anda merokok! Orang-orang itu (atau yang disebut perokok pasif) bahkan lebih terancam kesehatannya dibanding Anda yang menghisapnya.

Berdasarkan sebuah penelitian, 123.000 orang dari 10 negara Eropa diketahui menjadi perokok pasif. Dalam kurun waktu 7 tahun, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20 terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Paolo Vineis, yang merupakan profesor dari Imperial College London (Inggris). Dr. Paolo juga mengatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orangtua perokok. Resiko anak-anak terkena kanker paru-paru mengalami kenaikan sampai 3.6 kali. Secara keseluruhan penelitian juga menunjukan resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan paru-paru akan mencapai 30% bagi anak-anak perokok pasif.

Nah, serem banget kan! Apa iya Anda para perokok tega membahayakan orang lain hanya untuk kesenangan sendiri? Apapun alasannya, tolong deh berhenti merokok. Merokok itu sama aja merampas hak orang lain untuk menghirup udara bersih. Masih banyak hal yang bisa dilakukan buat mengalihkan diri dari merokok kan? Kalo emang niat berhenti sih pasti bisa. Hidup jangan egois. Bukan cuma Anda yang tinggal di dunia ini. So, belajarlah hargai hak orang lain. Cukup dimulai dari hal kecil: hentikan merokok! Hidup sehat untuk diri sendiri, juga orang lain :)

source: KapanLagi.com

6.24.2010

Japan: Optimistic Winner

Diposting oleh mii di 20.40 0 komentar
Di match day terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2010 dini hari tadi mempertemukan Jepang dengan Denmark. Dua tim yang sama-sama berambisi masuk ke babak 16 besar yang tinggal menyisakan satu tiket untuk grup E. Dua-duanya bukan sama-sama tim yang diunggulkan.

Tapi pertangdingan itu benar-benar menyuguhkan tontonan yang memuaskan dan cukup mengejutkan. Jepang, yang sejak awal (bahkan sebelum Piala Dunia dimulai) tidak diunggulkan, mampu menaklukan Denmark dengan skor 3-1.Prestasi yang bisa dibilang luar biasa, buat saya. Bukan hanya diukur dari pertandingan dini hari itu, tapi secara keseluruhan penampilan mereka dari awal kompetisi. Saat melawan Kamerun, Jepang berhasil menang, meskipun hanya dengan skor 1-0. Tapi itu menjadi sebuah awal yang baik buat mereka. Karena beberapa pengamat bahkan tidak pernah menyangka kemenangan itu. Berbekal tekad yang kuat dari sang pelatih dan Honda atas perjuangan mereka, kita sendiri bisa melihat bahwa optimisme itu terjawab.

Pada pertandingan kedua, mereka harus berhadapan dengan Belanda, tim raksasa Eropa yang masuk dalam daftar tim unggulan. Jepang memang tidak mendapatkan kemenangan. Tapi menyimak permainan mereka, kekalahan malam itu bukan suatu kegagalan. Permainan mereka juga tidak jelek. Berhasil menahan Belanda dan hanya memberikan mereka sebuah gol adalah sebuah prestasi yang patut diacungi jempol.

Dan klimaksnya, dalam pertandingan dini hari tadi yang sangat menentukan, Jepang berhasil membuktikan bahwa tim mereka patut diperhitungkan. Menang dengan tiga gol, dan hanya kemasukan satu gol, itupun karena pelanggaran yang dilakukan sang kapten, Makoto Hasebe, kemudian Denmark mendapat hadiah tendangan bebas.

Awalnya saya mendukung Jepang hanya karena saya suka negara itu, dan saya pikir setidaknya dukung salah satu tim yang mewakili Asia, karena itu saya juga mendukung Republik Korea. Tapi ternyata Park Ji Sung belum bisa membawa timnya pada sebuah prestasi luar biasa di ajang ini. Sementara Jepang makin memperlihatkan kekuatannya. Dimulai dari anggapan dan penilaian miring berbagai pihak kepada tim Jepang, The Blue Samurai kini menunjukkan ketangguhannya. Saya makin optimis. Yah, walau tidak berharap banyak, semuluk berharap mereka mendapatkan trofi Piala Dunia. Tapi dengan keoptimisan ini, mereka pasti tetap akan menunjukkan kekuatan terbaiknya.


Beberapa gambar dari pertandingan Denmark v Jepang:

Keisuke Honda dihadang pemain Denmark, Lars Jacobsen


Honda (paling kiri) melakukan tendangan bebas, yang kemudian membuahkan gol di menit ke-17


Selebrasi
Honda mengekspresikan golnya dengan berteriak


Tendangan bebas dari Yasuhito Endo yang membuahkan gol kedua untuk Jepang


Ekspresi Endo setelah membobol gawang Denmark dengan sepakan indahnya

picture from: www.zimbio.com
 

doremii dori! Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea